Cara mengatasi jantung berdebar kencang penting Anda ketahui, apalagi saat dada tiba-tiba berdegup kencang di tengah rapat, saat baru bangun tidur, atau ketika Anda bersantai tanpa sebab yang jelas.
Tenang, pada banyak kasus, jantung berdebar bukan tanda penyakit serius. Pemicunya bisa sesederhana stres, kurang tidur, atau dehidrasi. Meski demikian, Anda tetap perlu tahu cara mengatasinya sekaligus mengenali tanda-tanda yang perlu diwaspadai.
Mengapa Jantung Bisa Tiba-Tiba Berdebar Kencang?
Dilansir dari Harvard Health Publishing, detak jantung normal orang dewasa saat beristirahat berkisar antara 60–100 kali per menit. Jantung berdebar kencang atau di dalam istilah medis disebut palpitasi terjadi saat detak jantung melebihi angka tersebut tanpa sebab yang jelas.
Berikut ini adalah beberapa penyebab jantung berdebar kencang yang perlu Anda ketahui.
- Stres dan kecemasan. Stres memicu pelepasan hormon adrenalin yang membuat jantung berdetak lebih cepat.
- Minum kafein dan alkohol berlebih. Minuman berkafein, minuman berenergi, dan alkohol dapat meningkatkan detak jantung.
- Kurang tidur dan kelelahan. Kelelahan atau kurang tidur berpotensi meningkatkan kecenderungan detak jantung yang tidak normal.
- Dehidrasi. Kurang cairan tubuh membuat darah lebih kental sehingga jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah.
- Kekurangan elektrolit. Elektrolit seperti magnesium berperan mengatur pergerakan kalsium dan kalium pada sel otot jantung. Kekurangan magnesium dapat membuat sel jantung lebih mudah terstimulasi dan memicu jantung berdebar-debar.
- Gangguan hormon. Perubahan hormon ketika menstruasi, hamil, atau mengalami gangguan tiroid dapat membuat jantung berdetak lebih cepat dari biasanya.
- Efek samping obat tertentu. Sejumlah obat asma dan obat penurun tekanan darah dapat memicu efek samping berupa jantung berdebar.
- Anemia. Rendahnya kadar hemoglobin atau protein pada sel darah merah membuat pasokan oksigen ke tubuh berkurang, sehingga jantung bekerja lebih keras untuk mengimbanginya dan menyebabkan palpitasi jantung.
- Aritmia. Gangguan ritme detak jantung bisa membuat jantung berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan, di mana kondisi ini perlu pemeriksaan dokter.
Pada umumnya, jantung berdebar yang hanya terjadi sesekali dan tidak disertai keluhan lain tidak memerlukan penanganan khusus. Akan tetapi, Anda tetap perlu tahu cara meredakan jantung berdebar agar tidak semakin mengganggu aktivitas.
Baca Juga: Trigliserida, Lemak Darah Pemicu Serangan Jantung dan Stroke
Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang
Saat jantung berdebar muncul, Anda tidak perlu panik berlebihan. Berikut adalah beberapa cara mengatasi jantung berdebar yang bisa Anda praktikkan.
1. Lakukan Teknik Pernapasan Dalam
Coba teknik pernapasan 4-4-4 dengan menarik napas selama 4 hitungan, menahan selama 4 hitungan, lalu menghembuskannya perlahan selama 4 hitungan. Ulangilah beberapa kali hingga tubuh terasa lebih rileks.
Studi dalam International Journal of Cardiology Cardiovascular Risk and Prevention (2024) menyebutkan latihan pernapasan bisa membantu menurunkan denyut jantung hingga 2,41 hitungan per menit dan membantu menjaga stabilitas kardiovaskular.
2. Coba Manuver Vagal
Manuver vagal membantu menstabilkan detak jantung dengan menstimulasi saraf vagus yang berperan mengatur detak jantung. Anda bisa mencoba batuk dengan keras seolah ingin mengeluarkan dahak.
Teknik ini umum digunakan pada kondisi tertentu yang menyebabkan denyut jantung sangat cepat, seperti supraventricular tachycardia (SVT). Manuver vagal harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak menggantikan pemeriksaan medis apabila gejala terus berulang.
3. Minum Air Putih yang Cukup
Dehidrasi bisa menyebabkan volume darah berkurang, sehingga jantung perlu bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini berisiko menimbulkan sensasi jantung berdebar atau denyut yang terasa lebih cepat dari biasanya.
Saat jantung berdebar muncul, cobalah minum air putih minimal 2 liter atau 8 gelas per hari. Tidak hanya menjaga keseimbangan cairan tubuh, hidrasi yang baik juga dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit yang berperan dalam fungsi kelistrikan jantung.
4. Hindari Kafein dan Nikotin
Pada sebagian orang, kafein, nikotin, minuman berenergi, atau alkohol bisa memicu sensasi jantung berdebar. Efek ini terjadi karena zat-zat tersebut akan meningkatkan aktivitas sistem saraf dan memengaruhi denyut jantung.
Hindari faktor pemicu jantung berdebar, seperti nikotin dalam rokok, minuman berkafein, dan minuman berenergi. Kurangi konsumsi kopi, teh, dan minuman bersoda, terutama bila Anda sensitif terhadap kafein.
5. Kelola Stres dengan Relaksasi
Stres, kecemasan, dan tekanan emosional dapat memicu pelepasan hormon adrenalin yang membuat jantung berdetak lebih cepat. Oleh karena itu, mengelola stres menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengurangi keluhan jantung berdebar.
Cobalah metode relaksasi, seperti yoga, meditasi, atau sekadar mengatur napas setiap hari. Studi dari jurnal Life (2024) menunjukkan pengelolaan stres berkaitan dengan peningkatan variabilitas detak jantung (HRV) sebesar 6–11 milidetik, di mana kondisi ini menunjukkan pemulihan sistem kardiovaskular.
6. Penuhi Kebutuhan Magnesium dan Kalium
Magnesium dan kalium merupakan mineral yang berperan penting dalam menjaga aktivitas listrik normal jantung. Ketidakseimbangan kedua mineral ini memengaruhi proses kontraksi dan relaksasi jantung sehingga memicu gangguan irama pada sebagian orang.
Anda dapat memenuhi kebutuhan magnesium harian dengan mengonsumsi makanan yang mengandung magnesium, seperti sayuran hijau, alpukat, pisang, kacang mete, dan biji labu.
7. Istirahat yang Cukup
Kurang tidur mampu meningkatkan aktivitas saraf simpatis dan hormon stres yang berkaitan dengan peningkatan denyut jantung. Akibatnya, jantung berdebar atau palpitasi lebih mudah muncul, terutama saat tubuh sedang kelelahan.
Usahakan tidur 7–8 jam per malam dengan jadwal yang teratur. Tidak hanya bisa membantu pemulihan tubuh, kualitas tidur yang baik juga berperan menjaga stabilitas denyut jantung dan kesehatan sistem kardiovaskular secara keseluruhan.
8. Atur Posisi Tubuh dan Berbaring Sejenak
Apabila jantung berdebar muncul, hentikan aktivitas yang sedang dilakukan, lalu duduk atau berbaring di tempat yang nyaman. Cara menghilangkan jantung berdebar ini bisa membantu tubuh lebih rileks dan mengurangi rangsangan yang memicu peningkatan denyut jantung.
Sebagian orang merasa lebih nyaman saat berbaring dengan posisi kaki sedikit ditinggikan. Posisi tersebut bisa membantu aliran darah kembali ke jantung dan mengurangi rasa tidak nyaman yang menyertai jantung berdebar.
9. Periksa Obat-Obatan yang Sedang Dikonsumsi
Beberapa obat asma (ipratropium bromide dan salbutamol) dan obat penurun tekanan darah (minoxidil dan hydralazine) dapat memicu efek samping jantung berdebar.
Jika Anda sedang memakai salah satu obat tersebut dan merasa jantung berdebar kencang, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya dapat dievaluasi dan terapi disesuaikan bila diperlukan.
10. Konsumsi Suplemen Penunjang Kesehatan Jantung
Selain dari menerapkan gaya hidup sehat, sebagian orang memakai suplemen omega-3 dan coenzyme Q10 (CoQ10) sebagai pelengkap untuk mendukung kesehatan jantung. Nutrisi ini dikenal berperan dalam fungsi sel dan metabolisme energi jantung.
Meski demikian, suplemen bukan pengganti pola makan sehat ataupun pengobatan medis. Sebaiknya gunakan sesuai anjuran tenaga kesehatan, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau sedang mengonsumsi obat rutin.
Baca Juga: Penyakit Jantung: Gejala, Jenis, dan Pencegahannya
Dukung Kesehatan Jantung dengan Suplemen yang Tepat
Selain menerapkan cara mengatasi jantung berdebar-debar seperti di atas, Anda juga bisa mendukung kesehatan jantung dari dalam dengan suplemen yang tepat.
Natural Farm menghadirkan rangkaian suplemen berkualitas yang dirancang khusus untuk membantu menjaga energi sel jantung dan keseimbangan asam lemak dalam tubuh Anda.
1. Nutriwell CoQ10

Beli Nutriwell CoQ10 100 mg 30 Softgels di Natural Farm
Selain menerapkan pola hidup sehat, Anda juga dapat melengkapi kebutuhan nutrisi harian dengan Nutriwell CoQ10. Suplemen ini mengandung coenzyme Q10 atau CoQ10 dengan teknologi nano yang membantu penyerapan lebih optimal dibandingkan CoQ10 biasa.
CoQ10 berperan dalam proses produksi energi di tingkat sel, termasuk pada sel otot jantung yang bekerja tanpa henti setiap hari. Seiring bertambahnya usia, kadar CoQ10 alami dalam tubuh dapat menurun sehingga pemenuhannya tetap penting untuk diperhatikan.
Suplemen adalah pelengkap pola makan sehat, bukan pengganti. Konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi CoQ10, khususnya bila Anda sedang menjalani pengobatan untuk kondisi jantung atau mengonsumsi obat-obatan rutin.
|
Nama Produk |
Nutriwell CoQ10 100 mg 30 Softgels |
|
Kandungan Utama |
100 mg Coenzyme Q10 dengan teknologi nano |
|
Manfaat Utama |
Membantu produksi energi sel, membantu melindungi sel dari paparan radikal bebas, serta mendukung kesehatan jantung. |
|
Aturan Konsumsi |
1 softgel per hari |
|
No. Registrasi BPOM |
SI164307681 |
2. Nordic Ultimate Omega

Beli Nordic Ultimate Omega 60 Softgels di Natural Farm
Nordic Ultimate Omega adalah suplemen omega-3 dengan kandungan EPA dan DHA tinggi guna memelihara kesehatan tubuh secara menyeluruh. EPA membantu menjaga kesehatan jantung dan mendukung respons peradangan yang sehat, sedangkan DHA berperan dalam menjaga fungsi otak dan suasana hati Anda.
Kombinasi EPA dan DHA memastikan fungsi tubuh tetap optimal saat menjalankan aktivitas harian. Suplemen ini cocok untuk Anda yang hendak menjaga kesehatan jantung secara konsisten untuk jangka panjang.
Suplemen omega-3 adalah pelengkap diet sehat, bukan pengganti makanan bergizi. Apabila Anda memiliki riwayat gangguan pembekuan darah atau sedang mengonsumsi pengencer darah, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi produk ini.
|
Nama Produk |
Nordic Ultimate Omega 60 Softgels |
|
Kandungan Utama |
EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosahexaenoic Acid) |
|
Manfaat Utama |
Membantu menjaga kesehatan jantung, mendukung respons peradangan yang sehat, serta menjaga fungsi otak dan suasana hati. |
|
Aturan Konsumsi |
2 softgel per hari setelah makan |
|
No. Registrasi BPOM |
SI104301661 |
3. Natures Health Nano CoQ10

Beli Natures Health Nano CoQ10 100 mg 30 Capsules di Natural Farm
Natures Health Nano CoQ10 mengandung 100 mg Nano Coenzyme Q10 dalam tiap softgel. Teknologi nano memperkecil ukuran partikel CoQ10, sehingga lebih mudah diserap tubuh dan lebih cepat masuk ke dalam sel, termasuk sel jantung dan otot.
Dengan penyerapan optimal, produk ini membantu menjaga kesehatan jantung, mendukung stamina tubuh, dan membantu Anda tetap bertenaga saat menjalani aktivitas sehari-hari.
Suplemen ini dirancang sebagai pelengkap gaya hidup sehat, bukan pengganti terapi medis. Hasil yang dirasakan dapat berbeda-beda pada setiap orang, tergantung kondisi kesehatan, pola makan, dan konsistensi konsumsi.
|
Nama Produk |
Natures Health Nano CoQ10 100 mg 30 Capsules |
|
Kandungan Utama |
100 mg Nano Coenzyme Q10 |
|
Manfaat Utama |
Mendukung kesehatan jantung, stamina tubuh, dan perlindungan sel dari radikal bebas. |
|
Aturan Konsumsi |
1 softgel per hari setelah makan |
|
No. Registrasi BPOM |
SI104301711 |
4. Nutriwell Omega-3 Fish Oil

Beli Nutriwell Omega-3 Fish Oil 1000 mg 60 Softgels di Natural Farm
Nutriwell Omega-3 Fish Oil 1 mengandung omega-3 berkualitas dengan kombinasi EPA dan DHA, dua asam lemak esensial yang berperan menjaga kesehatan tubuh. EPA membantu mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah, sedangkan DHA berperan menjaga fungsi otak dan penglihatan.
Karena tubuh tidak memproduksi omega-3 sendiri, asupannya harus dipenuhi dari makanan atau suplemen. Nutriwell Omega-3 dapat menjadi cara praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan omega-3 harian dan mendukung kesehatan jantung Anda.
Suplemen adalah pelengkap pola makan sehat, bukan pengganti. Untuk Anda yang memiliki alergi ikan atau seafood, pastikan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi produk suplemen berbasis minyak ikan ini.
|
Nama Produk |
Nutriwell Omega-3 Fish Oil 1000 mg 60 Softgels |
|
Kandungan Utama |
1000 mg minyak ikan omega-3 dengan EPA dan DHA |
|
Manfaat Utama |
Mendukung respons peradangan, menjaga fungsi pembuluh darah, serta memelihara fungsi otak dan penglihatan. |
|
Aturan Konsumsi |
1 softgel per hari |
|
No. Registrasi BPOM |
SI164307531 |
5. Nutriwell Omega Complex

Beli Nutriwell Omega Complex 60 Softgels di Natural Farm
Asupan lemak baik yang cukup adalah salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung. Karena itu, memastikan kebutuhan omega harian terpenuhi dapat menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Nutriwell Omega Complex menghadirkan kombinasi omega-3, omega-6, serta omega-9 dari Fish Oil, Borage Oil, dan Flaxseed Oil. Formula lengkap membantu mendukung kesehatan jantung sekaligus menjaga fungsi otak, mata, dan kulit dalam satu suplemen praktis.
Suplemen adalah pelengkap, bukan pengganti pola makan seimbang dan gaya hidup aktif. Untuk hasil optimal, kombinasikan konsumsi suplemen ini dengan asupan lemak baik dari sumber makanan alami, seperti ikan berlemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
|
Nama Produk |
Nutriwell Omega Complex 60 Softgels |
|
Kandungan Utama |
Fish Oil, Borage Oil, dan Flaxseed Oil (omega-3, omega-6, omega-9) |
|
Manfaat Utama |
Membantu menjaga kesehatan jantung, pembuluh darah, otak, mata, dan kulit. |
|
Aturan Konsumsi |
1 softgel per hari |
|
No. Registrasi BPOM |
SI164307671 |



